Rabu, 05 November 2025

Pengalaman Bersekolah di MTSn 15 Jakarta

Pada tahun 2023 saya lulus dari SD, saya awalnya bingung ingin masuk ke sekolah apa, akhirnya orangtua saya memasukan saya ke MTsN 15 Jakarta. saat MATSAMA saya senang karena mendapat banyakteman baru.


Menurut saya kenangan paling berkesan adalah ketika saat kelas 8, apalagi ketika Outing Class ke Jogja. Benar benar seru, dari hari pertama dan hari terakhir, saat di bus saya juga senang bercanda tawa dengan teman teman kelas saya. di Jogja yang paling berkesan adalah ketik wisata ke kaki gunung merapi, seru sekali. Awalnya kami membantik lalu pergi ke museum mini sisa hartaku. di jogja benar benar seru.


ketik naik ke kelas 9, kelas kami adalah yang tidak di rolling, awalnya kami kecewa namu setelah dipikir pikir lagi, ini lebih baik, karena kami tidak perlu beradaptasi lagui. Sekarang waktu kami tidak sebentar, kami akan lulus, jadi kami membuat kenangan kenangan.


Keyla Khadijah Bachmid
9.1
Absen : 15
 
"semua momen yang kita buat hari ini akan kita kenang esok"

Rabu, 01 Oktober 2025

Narkoba

 Bahaya Narkoba Untuk Kesehatan Jantung


\

Pengertian Narkoba.

Narkoba adalah singkatan dari Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Adiktif lainnya. Narkoba adalah zat kimia yang dapat mengubah fungsi otak dan sistem saraf, menyebabkan perubahan pada persepsi, suasana hati, kesadaran, kognisi, dan perilaku, serta memiliki potensi menyebabkan kecanduan karena efek penguatnya. 

Menurut Sistem Informasi Narkoba (SIN), jumlah kasus penggunaan narkoba yang berhasil diungkap pada tahun 2012-2016 setiap tahunnya sebesar 76,53%. Sedangkan pada tahun 2020 berdasarkan data BNN tindak pidana narkoba di Indonesia mencapai 40.756 kasus.

Narkoba bagi kesehatan jantung.

Ada berbagai jenis narkoba yang memperburuk organ tubuh, seperti gangguan irama dan serangan jantung. Bahkan narkoba jenis suntik dapat melakukan penyempitan pembuluh vena, infeksi bakteri di peredaran darah dan juga katup jantung.

Narkoba jenis Psikotimulan

Narkoba jenis psikotimulan contohnya seperti kokain dan amfetamin dapat memberikan stimulasi pada sistem saraf simpatik yang dapat mengatur pengeluaran adrenalin dan respons “fight or flight” (naluri tubuh untuk menghadapi ancaman atau melarikan diri).

Narkoba jenis ini dapat memberikan efek peningkatan frekuensi denyut jantung (takikardia), irama jantung tidak teratur (aritmia), penyempitan pembuluh darah, dan peningkatan tekanan darah (hipertensi). Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan aliran darah ke otot jantung yang dapat berujung serangan jantung.

Selain itu, penggunaan jangka panjang narkoba jenis psikostimulan dapat menyebabkan ketegangan pada otot jantung. Kondisi ini dapat berakhir pada gangguan suplai oksigen ke organ jantung. Pada akhirnya, jantung tidak dapat menyuplai darah yang kaya nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh. 

Narkoba jenis opioid

Penggunaan narkoba jenis opioid, seperti heroin dan kodein, akan memberikan efek penurunan kerja sistem saraf simpatis dan peningkatan kerja sistem saraf parasimpatis. Sistem saraf parasimpatis mengatur rest and digest (proses istirahat dan mencerna) berbagai organ tubuh. 
Pada jantung dapat menimbulkan penurunan tekanan darah secara abnormal (hipotensi), menurunnya frekuensi denyut jantung (bradikardia), dan aritmia. Jika kondisi tersebut terjadi terus-menerus, tentu dapat memaksakan fungsi kerja jantung menjadi tidak sesuai kemampuannya.

Narkoba jenis ganja

Penggunaan narkoba jenis ganja dapat menimbulkan efek yang beragam pada jantung – tergantung dari jumlah yang digunakan. Efek yang ditimbulkan adalah dapat meningkatkan tekanan darah dan frekuensi jantung pada dosis rendah atau sedang. Pada dosis yang tinggi ganja dapat merangsang kerja sistem saraf parasimpatis yang berujung pada penurunan tekanan darah dan frekuensi denyut jantung. Pada pengguna ganja, didapatkan pula kasus penyakit jantung koroner yang sebenarnya berhubungan pula dengan gangguan suplai oksigen ke jaringan otot jantung.

Pada kasus yang jarang, ganja dapat mencetuskan serangan jantung, terutama 1 jam setelah dikonsumsi.
Penyalahgunaan narkoba terbukti memberikan efek buruk bagi kesehatan jantung. Di samping itu, narkoba dapat menyebabkan perubahan perilaku pada penggunanya yang cenderung bersifat kriminal. Mungkin narkoba dapat menimbulkan perasaan senang, tapi sebenarnya ketika Anda menggunakan obat-obatan terlarang tersebut, berbagai organ tubuh Anda sedang “menangis” karena efek destruktif yang ditimbulkan.

Sumber : https://www.klikdokter.com/info-sehat/jantung/dampak-narkoba-untuk-kesehatan-jantung?srsltid=AfmBOopkiocMzcvVsNq2b33xMw8C2P4RMTVP7AzM_yDL_yhqU8MceaA5

Nama : Keyla Khadijah Bachmis
Absen : 15
Kelas : 9.1
"ingat keluargamu peduli denganmu"

Rabu, 24 September 2025

Bahaya Tawuran 

Tawuran antar siswa sudah menjadi masalah kronis di kalangan dunia pendidikan di Indonesia. Tawuran antar siswa adalah bentuk kekerasan fisik yang terjadi antar siswa dengan tujuan untuk memperkuat identitas kelompok atau mempertontonkan kekuatan dan keberanian di hadapan teman-temannya. Tawuran antar siswa sangat merugikan karena mempengaruhi aspek psikologis, sosial, dan akademik siswa dan lingkungan sekolah. Berikut adalah beberapa pengaruh negatif dari tawuran antar siswa:

  1. Gangguan Psikologis: Tawuran antar siswa dapat menyebabkan trauma psikologis bagi pelaku dan korban. Keesokan harinya, mereka bisa mengalami ketakutan, kecemasan, stress, dan ketidakamanan emosional yang dapat berimbas pada kepribadian dan mental mereka. Trauma yang terus-menerus dapat berakhir pada kondisi depresi, kecemasan, dan kekerasan siber.
  2. Gangguan Sosial: Tawuran antar siswa dapat mengganggu keharmonisan dan hubungan antara siswa di sekolah. Mereka secara tidak sadar akan merasa bahwa adanya kelompok yang harus diperjuangkan dan terus menerus mempertahankan keberadaan kelompok tersebut. Hal ini berpotensi untuk merusak hubungan antar siswa dan memicu terjadinya perilaku bullying, diskriminasi, dan eksklusi sosial.
  3. Gangguan Akademik: Tawuran antar siswa juga berdampak pada prestasi akademik siswa. Mereka akan kurang fokus pada pelajaran dan lebih memfokuskan perhatian pada masalah kelompok. Selain itu, tawuran antar siswa juga dapat mengganggu proses pembelajaran yang sedang berlangsung dan mengakibatkan turunnya kualitas pendidikan di sekolah.
  4. Gangguan Lingkungan Sekolah: Tawuran antar siswa dapat mengganggu suasana di lingkungan sekolah dan memperlihatkan bahwa sekolah tersebut tidak aman bagi siswa untuk mengejar cita-citanya. Selain itu, tawuran antar siswa juga dapat mengakibatkan kerusakan dan merusak fasilitas sekolah, seperti pintu, pagar, jendela, dan fasilitas lainnya.

Kita semua harus sadar bahwa tawuran antar siswa di sekolah merupakan permasalahan sosial yang serius yang harus segera ditindaklanjuti oleh orang tua, guru, maupun lembaga pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi dari semua pihak untuk mengatasi masalah ini agar siswa dapat belajar dan tumbuh dengan lingkungan yang sehat dan aman. Langkah preventif yang perlu dilakukan antara lain memberikan pendidikan tentang pentingnya toleransi, hukum, kedisiplinan, dan mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang kondusif.

sumber: https://psikologi.uma.ac.id/pengaruh-tawuran-antar-siswa-dalam-dunia-pendidikan/

Nama: Keyla Khadijah Bachmid

Kelas: 9.1

Absen: 15


Bullying

BULLYING: Dampak dan strategi penanggulangan.

Pengertian

Bullying, atau perundungan, adalah perilaku agresif yang disengaja,dilakukan oleh seseorang atau kelompok yang memiliki ketidakseimbangan kekuasaan (nyata atau dirasakan) terhadap korban.

Ciri-Ciri

1. Ketidakseimbangan Kekuasaan
Pelaku menggunakan kekuatan mereka (misalnya, kekuatan fisik, popularitas, atau akses ke informasi pribadi) untuk mengendalikan atau menyakiti orang lain.
2. 
Pengulangan:
 Pelaku menggunakan kekuatan mereka (misalnya, kekuatan fisik, popularitas, atau akses ke informasi pribadi) untuk mengendalikan atau menyakiti orang lain.

Dampak

1. Mengalami ketakutan dan kecemasan

Bagi korban, akibat bullying pada jangka pendek, yaitu rasa ketakutan dan kecemasan. saat anak menjadi korban bullying (perundungan) di sekolah, ia bisa merasa takut pergi ke sekolah.

2. Kehilangan kepercayaan diri

Akibat intimidasi yang diterimanya, anak-anak sering merasa tidak sebaik orang yang menindas mereka dalam berbagai aspek.

3. Sulit membentuk hubungan

Masalah kepercayaan dan kecemasan yang anak alami bisa membuatnya sulit untuk menjalin suatu hubungan dengan orang lain, termasuk dengan teman.

 

Penanggulangan

1. Deteksi Tindakan Bullying Sejak Dini
2. Memberikan Sosialisasi Terkait Bullying
3. Membuat Peraturan yang Tegas tentang Bullying
 

Sumber :

https://hellosehat.com/parenting/remaja/kesehatan-mental-remaja/dampak-bullying/

https://slbkiranahatibunda.sch.id/berita/detail/4769

 

Nama : Keyla Khadijah Bachmid

Absen : 15

Kelas : 9.1

 


Pengalaman Bersekolah di MTSn 15 Jakarta

Pada tahun 2023 saya lulus dari SD, saya awalnya bingung ingin masuk ke sekolah apa, akhirnya orangtua saya memasukan saya ke MTsN 15 Jakart...